Mochamad Iriawan: Jujur, PSSI Tidak Mampu Beli Tanah…

Mochamad Iriawan: Jujur, PSSI Tidak Mampu Beli Tanah...
<! –

->

Suara.com – Ketua PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan, pihaknya tidak punya dana untuk membangun kantor dan lapangan swasta untuk kepentingan timnas Indonesia. Karena itu, Iriawan meminta pemerintah merealisasikan keinginan PSSI.

“Jujur kami PSSI tidak mampu membeli tanah di sekitar Jakarta untuk kepentingan sepak bola. Jadi kami serahkan ke pemerintah dan kami serahkan,” kata Iriawan saat ditemui di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (9/8/2020).

“Sampai saat ini kami masih menyewa (peternakan dan perkantoran). Lihat federasi lain, di depan kantornya sudah ada lapangan sepak bola,” imbuhnya.

"AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) sendiri memiliki beberapa lapangan sepak bola di depan kantornya. Di Manila, Filipina, di depan kantor federal ada lapangan sepak bola."

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, menyampaikan keterangan media pada kompetisi musim 2020 di Kantor PSSI, Gedung Fx, Jakarta, Minggu (28/6/2020). (Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha).
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, menyampaikan keterangan media pada kompetisi musim 2020 di Kantor PSSI, Gedung Fx, Jakarta, Minggu (28/6/2020). (Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha).

Karena itu, PSSI secara intensif melakukan komunikasi dengan pemerintah untuk memenuhi infrastruktur yang dibutuhkan PSSI.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengaku telah mengajukan permintaan kepada pemerintah agar keinginan PSSI bisa terwujud.

“Kami sudah serahkan ke pemerintah, kepada Presiden melalui Menteri Pemuda dan Olahraga. Kami berharap jabatan luar biasa saat FIFA datang, akan bagus untuk sepak bola Indonesia,” harapnya.

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong (empat kanan) memberikan instruksi kepada para pemain usai memimpin sesi latihan di Stadion Intermediate, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong (empat kanan) memberikan instruksi kepada para pemain usai memimpin sesi latihan di Stadion Intermediate, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Iriawan menambahkan, tanpa bantuan pemerintah, Timnas Indonesia U-19 tidak bisa mengadakan training camp (TC) di Kroasia. Pasalnya, berhentinya persaingan akibat pandemi COVID-19 juga mengganggu keuangan PSSI.

Dana dari sponsor tidak bisa dicairkan karena tidak ada kegiatan seperti kompetisi. Oleh karena itu, sinergi antara PSSI dan pemerintah perlu dilakukan, apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

“Memang federal life itu dari sponsor. Karena COVID-19, sponsor enggak mau kasih karena tidak ada aktivitas,” pungkasnya.

Baca:  Ryuji Utomo Siap Kerja Keras Selama Berseragam Timnas Indonesia