Mario Gomez Cabut dari Arema FC, Manajemen Klub Tak Bisa Menahan

Mario Gomez Cabut dari Arema FC, Manajemen Klub Tak Bisa Menahan

<! –

->

Suara.com – Manajemen Arema FC tidak bisa menghentikan Mario Gomez meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala tim Singo Edan. Berdasarkan manajer umum Arema, Ruddy Widodo, telah menjadi keputusan peserta pelatihan untuk menarik diri.

Ruddy mengungkapkan, Gomez telah mengucapkan selamat tinggal kepada manajemen klub. Pelatih veteran dari Argentina juga mengucapkan terima kasih kepada semua elemen tim Arema karena diberi kesempatan.

"Dia (Mario Gomez) telah mengucapkan selamat tinggal kepada saya dan manajemen klub. Dia bersyukur karena diberi kesempatan untuk berurusan dengan Arema FC," kata Ruddy Widodo di situs resmi Arema FC, Rabu (4/8/2020).

Ruddy mengakui bahwa Arema sebenarnya memiliki harapan tinggi untuk kehadiran Mario Gomez di posisi pelatih kepala Arema.

Itu tidak terlepas dari tujuan jangka panjang yang ingin dicapai oleh Arema dan Mario Gomez, termasuk mengorbit para pemain muda.

Di Liga 1 2020, Arema sendiri mencatat sejarah merekrut banyak pemain muda, termasuk empat pemain yang dipromosikan dari tim akademi Singo Edan.

Namun, Ruddy mengakui bahwa manajemen klub tidak bisa memaksa Mario Gomez untuk tetap di Arema. Karena, orang yang bersangkutan bertekad untuk menariknya.

"Kami tidak dapat memaksa Mario Gomez untuk bertahan hidup. Hanya saja, saat ini, kami terus berkomunikasi dengan agen Mario Gomez di Argentina," katanya.

Di Liga 1 2020, Mario Gomez sendiri hanya memimpin Arema dalam tiga pertandingan, sebelum pertandingan ditunda karena wabah COVID-19. Tidak diketahui saat ini apa yang akan dia lakukan setelah meninggalkan pos.

Baca:  Ingin Cepat Capai Top Performa, Irfan Jaya Tambah Porsi Latihan