Klub Liga 1 Tak Wajib Turunkan Pemain U-20 Sejak Awal Pertandingan

Klub Liga 1 Tak Wajib Turunkan Pemain U-20 Sejak Awal Pertandingan

<! –

->

Suara.com – PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) bersama seluruh perwakilan tim menggelar pertemuan di Jakarta, Jumat (7/8/2020) dan salah satu poin yang diputuskan bahwa klub tidak diwajibkan menurunkan pemain U-20 sejak menit pertama atau Starting IX.

Soal pemain U-20 akan kami laporkan ke tim trainee. Saat ini sudah dipastikan dua pemain U-20 harus masuk dalam daftar pemain, bukan starting XI, kata manajer PSIS Semarang Immanuel Anton, seperti dilansir situs resmi. pantauan klub asal Jakarta, Sabtu (8/8/2020).

Sebelumnya, regulasi U-20 dibuat untuk memenuhi kebutuhan timnas Indonesia. Ketua PSSI Mochamad Iriawan mengatakan aturan itu akan membantu Shin Tae-yong menentukan pemain yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 nanti.

Namun, dari hasil pertemuan Jumat lalu, aturan hanya berubah soal kewajiban tim menurunkan pemain U-20. Mereka bisa bermain dari awal menit atau sebagai pemain pengganti.

Menurut dia, hasil pertemuan tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan manajemen klub. Mereka kemudian akan memberi tahu susunan pelatih dan pemain.

“Kami akan membahas hasil pertemuan manajer tadi malam dengan manajemen dalam waktu dekat. Setelah pertemuan baru, kami akan menyampaikannya secara transparan kepada pemain dan ofisial tentang sikap kami,” ucapnya.

Direktur Operasi PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno mengatakan, seluruh atau 18 tim ditentukan untuk mengikuti lanjutan Liga Indonesia 2020 yang berlangsung 1 Oktober 2020-28 Februari 2021.

“Setiap orang berkomitmen untuk menjadi kontestan,” kata Sudjarno, seperti dimuat Antara.

Sebelumnya ada beberapa klub yaitu Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Barito Putera, dan Persipura Jayapura yang keberatan untuk melanjutkan Liga 1. Namun, pada akhirnya mereka semua bisa memahami kebijakan yang diambil LIB tentang persaingan.

Baca:  Persija Jakarta Kumpulkan Pemain 18 Agustus 2020