Kemenangan WBA atas Chelsea Dirusak Gol Kontroversial, Bilic Meradang

Kemenangan WBA atas Chelsea Dirusak Gol Kontroversial, Bilic Meradang

<! –

->

Suara.com – Manajer West Bromwich Albion (WBA) Slaven Bilic yakin gol ketiga Chelsea pada laga Premier League 2020/2021 yang berakhir imbang 3-3 di The Hawthorns, Sabtu (26/9/2020) malam, seharusnya batal.

West Brom justru tampil garang di laga tuan rumah tadi malam. Bukan tim pilihan, armada Bilic tiba-tiba mampu menang 3-0 atas Chelsea saat ini setengah waktu.

Sayangnya klub ini punya julukan The Baggies dipertahankan sepanjang babak kedua, saat mereka kebobolan tiga gol dan akhirnya hanya butuh hasil imbang 3-3.

Namun, Bilic menilai gol ketiga Chelsea yang lahir di penghujung pertandingan, pada menit 90 + 3 melalui Tammy Abraham, seharusnya batal!

Pelatih Kroasia itu meradang. Dia pikir Kai Havertz telah melakukan kesalahan sebelumnya bola tangan Dalam proses serangan Chelsea, ketika Mason Mount melempar bola dan muntah dengan mudahnya ditipu oleh Abraham yang memaksakan skor menjadi 3-3.

"Gol pertama mereka (Chelsea melalui Mason Mount) adalah tembakan yang bagus, tapi gol ketiga bukanlah gol. Itu jelas bola tangan, "Kata Bilic di situs resmi West Brom, Minggu (27/9/2020).

"Bahwa bola tangan. Tak seorang pun di dunia ini yang bisa berkata tidak bola tangan, Itu sudah jelas! Saya tidak mengerti mengapa gol itu tercapai, ”ujar eks pelatih West Ham United itu.

Meski gagal meraup tiga poin usai kalah tiga gol, Bilic menilai ada banyak hal dalam penampilan West Brom yang bisa menjadi sumber kepercayaan diri untuk melangkah maju.

"Para pemain kami berhak mendapat tiga poin, kami pantas menang. Itu jelas. Dengan dua menit tersisa, kami tertinggal 3-2 dan gol terakhir mereka seharusnya tidak sah. Kami harus menang," kata Bilic.

Baca:  Sapu Bersih 4 Laga, Everton Kokoh di Puncak

“Tentu banyak hal positif yang bisa dijadikan landasan kepercayaan diri kita, tapi harusnya kita dapat tiga poin. Itu sederhana,” pungkasnya.